SHALAT

Kajian Ba’da Asar di Lintech Duta Pratama oleh Ustadz Dzilib

29 Rajab 1430 H / 22 Juli 2009 M

SHALAT

Pengertian Shalat

Menurut lughowi/bahasa, kata shalat berarti do’a. Diantara dalil yang mendasarinya adalah :

QS. At Taubah (9):103

Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka, dam mendo’alah untuk mereka. Sesungguhnya do’a kamu itu (menjadi) ketentraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Dari sahabat Abu Hurairah RA, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda : “Apabila salah seorang dari kamu di undang ke suatu walimah – maka hadirilah, jika dia sedang shoum – maka dia akan turut berdo’a, dan jika tidak shoum – maka hendaklah dia makan apa yang dihidangkan.” (Shahih Muslim No. 1364/826)

Menurut istilah syar’I, kata shalat berarti : Ibadah kepada Allah SWT berupa ucapan dan perbuatan yang dikenal dan khusus, diawali dengan takbir dan diakhiri dengan salam * Lihat kitab Al Mughni Karya Ibnu Qudamah (III/5)

Hukum Shalat

Berdasarkan ketetapan Al Qur’an, As Sunnah, dan Ijma’ para imam, shalat itu wajib bagi setiap muslim yang sudah baligh dan berakal, kecuali bagi wanita yang sedang haidh dan nifas. Dalilnya :

QS. An Nisaa’(4):103

“Maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.”

Dari sahabat Mu’adz bin Jabal RA, ia berkata, Nabi SAW mengutusku (ke negeri Yaman) sabda Beliau “……maka ajarkanlah kepada mereka bahwa Allah mewajibkan mereka shalat lima kali sehari semalam….” (Shahih Muslim, No.16-17)

Kedudukan Shalat

  1. Shalat merupakan tiang agama

Dari sahabat Mu’adz bin Jabal RA, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda :

“…..Pangkal segala urusan adalah islam, tiangnya shalat, dan puncaknya jihad…” (Shahih Sunan Tirmidzi, No.2616)

  1. Amalan yang pertama kali dihisab pada hari kiamat kelak

Dari sahabat Anas bin Hakim adh Dhabi, dari Abu Hurairah RA, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda : “….Sesungguhnya yang pertama-tama dihisab dari amal perbuatan manusia pada hari kiamat ialah shalat….” (Shahih Sunan Dawud, No.864 & 866)

  1. Semua perintah Allah SWT melalui perantara malaikat Jibril,s edangkan shalat langsung dan tanpa perantara pada malam mi’roj di atas langit lapis ketujuh. (Shahih Muslim, No. 134-142)
  2. Shalat merupakan Wasiat Nabi Muhammad SAW yang terakhir kepada ummatnya,

Dari Ummu Salamah RA : Bahwasannya dia pernah berkata :”Saat Beliau sakit yang membuatnya meninggal dunia,(Wasiat yg terakhir kali disampaikan Rasulullah SAW adalah : “Jagalah shalat-jagalah shalat dan budak-budak yang kalian miliki”

Beliau senantiasa mengucapkannya hingga lisan Beliau tidak lagi mengeluarkan kalimat tersebut.” (Shahih Sunan Ibnu Majah, No.1327, HR. Ahmad (VI/290, 311, 321) dinilai shahiih oleh al Albani di dalam kitab Irwaa-ul Ghaliil (VII/238))

  1. Allah SWT memuji orang-orang yang mengerjakan shalat dan mereka menyuruh keluarganya untuk mengerjakan shalat.

QS. Maryam (19):54-55

“Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka) kisah Ismail(yang tersebut)di dalam Al Qur’an. Sesungguhnya ia adalah seorang yang benar janjinya, dan dia adalah seorang rasul dan nabi.

Dan ia menyuruh ahlinya untuk bersembahyang dan menunaikan zakat, dan ia adalah seorang yang diridhai disisi Tuhannya.”

  1. Allah SWT mengabarkan penghuni-penghuni Jannatul Firdaus bagi orang yang shalat.

QS. Al Mu’minuun (23):1-11

Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman.(Yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya. Dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna, dan orang-orang yg menunaikan zakat, dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali kepada isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barangsiapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya, dan orang-orang yang memelihara sembahyangnya. Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi, (yakni) yang akan mewarisi surga Firdaus.

  1. Rasulullah SAW memerintahkan kepada para orang tua untuk mendidik anak-anaknya dengan shalat, dan memukulnya jika pad usia 10 tahun enggan untuk shalat.

Dari sahabat Sabroh bin Ma’bad al Juhani RA, Rasulullah SAW bersabda :

“Perintahkan kepada anak-anak untuk mengerjakan shalat, apabila telah berumur tujuh tahun, dan apabila telah berumur sepuluh tahun, maka pukullah dia karena meninggalkannya.”( Shahih Sunan Abu Daud, no. 494)

  1. Di dalam Al Qur’an shalat disandingkan dengan banyak ibadah, diantaranya :

QS. Al Baqarah(2):43 (Shalat dengan zakat) ; QS. Al Kautsar(108):2 (Shalat dengan qurban); QS. Al Baqarah(2): 45/153 : (Sabar dengan shalat )

  1. Mencegah perbuatan Keji dan Munkar. ( QS. Al Ankabut(29): 45 & Shahiih Bukhari, No. 298)

10.  Salah satu amalan yang bias memasukkan seorang hamba ke dalam Jannah bersama Nabi SAW. (Shahiih Muslim, No. 443)

11.  Amalan yang paling di cintai oleh Allah SWT. (Shahiih Muslim, No. 66)

Hukum Meninggalkan Shalat.

  1. Salah satu penghuni neraka Saqor

QS. Al Mudatsir (74): 42-43

“ Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar(neraka)” . Mereka menjawab: “Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat”.

  1. Tidak ada betuk persaudaraan / Jalinan Ukhuwah Islamiyah bagi orang yang meninggalkan shalat.

QS. At Taubah(9):11

Jika mereka bertaubat, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, maka(mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama. Dan kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi kaum yang mengetahui.”

  1. Pemisah antara syirik dan kekufuran adalah meninggalkan shalat. ( Shahiih Muslim,No. 63)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam kitab Majmu’ Fatawa (22/40-53) sehubungan dengan perkara meninggalkan shalat, beliau membagi manusia menjadi 4 tingkatan :

  1. Orang yang hati menolak dan tidak mengakui kewajiban shalat, maka orang seperti itu KAFIR
  2. Orang yang terus menerus meninggalkan shalat sampai meninggal dan tidak mengakui kewajibannya, maka orang seperti itu KAFIR
  3. Orang yang tidak menjaga shalat 5 waktu secara sempurna, maka orang yang seperti itu berada di bawah kehendak Allah. Artinya Allah menghendaki –akan di adzab, jika tidak –maka Allah akan mengampuninya. (Shahiih Sunan Abu Dawud, No425)
  4. Kaum mukminin yang menjaga shalatnya. Inilah yang akan mendapat janji untuk masuk ke dalam Jannah. ( QS. Al Mu’minuun(23):1-11).

Sekian

Wallahu’alam bishawab………………

2 thoughts on “SHALAT

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s